fbpx
Berita

Tarif Ojol Rp 2.000/Km, DPRD DKI Setuju Tarif MRT Rp 8.500

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya mengumumkan besaran tarif ojek online (ojol). Pengumuman tarif ini sedikit mundur dari rencana semula yakni pada pekan kemarin.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, tarif dasar ojol untuk Jabodetabek sebesar Rp 2.000/km, kemudian batas atasnya Rp 2.500 per km.

Masih soal tarif, berita terpopuler detikFinance lainnya adalah tarif MRT. DPRD DKI Jakarta menyetujui tarif MRT rute Lebak Bulus-Bundaran HI Rp 8.500.

Berikut 5 berita terpopuler detikFinance sepanjang Senin (25//3)

Sah! Tarif Ojol Rp 2.000/Km

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya mengumumkan besaran tarif ojek online (ojol). Pengumuman tarif ini sedikit mundur dari rencana semula yakni pada pekan kemarin.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, tarif dasar ojol untuk Jabodetabek sebesar Rp 2.000 per km. Kemudian, batas atasnya Rp 2.500 per km.

“Jadi untuk batas bawah Rp 2.000. Untuk atasnya Rp 2.500 itu yang Jabodetabek,” katanya di Kemenhub Jakarta, Senin (25/3/2019).

Kemudian, untuk tarif 4 km pertama atau disebut biaya jasa minimal ialah Rp 8.000 hingga Rp 10.000.

“Kalau naik ojol di bawah 4 km biayanya sama, Rp 8.000-10.000 tergantung aplikator menentukan,” ujarnya.

Tok! Tarif MRT Jakarta Rp 8.500 Lebak Bulus-HI

Tarif MRT Jakarta sudah ditetapkan. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan tarif MRT Jakarta disepakati Rp 8.500 dari Lebak Bulus ke HI.

“Nominal Rp 8.500 setuju. LRT Jakarta Rp 5.000 setuju,” katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/3/2019).

Subsidi akan disalurkan ke penumpang MRT yang diproyeksi sebanyak 65.000 orang/hari sepanjang tahun ini. Dengan makin banyak jumlah penumpang maka subsidi akan bisa ditekan.

Tarif Rp 8.500 sendiri terdiri atas dua komponen, yakni boarding fee yang dipatok sebesar Rp 1.500 ditambah unit price per kilometer (harga per kilometer) yang dikalikan jarak.

Tarif MRT Jakarta Rp 8.500, Mahal atau Murah?

Tarif MRT Jakarta sudah ditetapkan, yaitu Rp Rp 8.500 dari Lebak Bulus ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) sekali jalan begitu juga sebaliknya.

“Nominal Rp 8.500 setuju. LRT Jakarta Rp 5.000 setuju,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/3/2019).

Tarif tersebut sudah ditalangi sebagian oleh subsidi dari anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Jadi para penumpang tinggal membayar Rp 8.500 saja.

Tarif Rp 8.500 sendiri terdiri atas dua komponen, yakni boarding fee yang dipatok sebesar Rp 1.500 ditambah unit price per kilometer (harga per kilometer) yang dikalikan jarak.

Tarif Ojol Rp 2.000/Km, Setuju atau Tidak?

Mulai 1 Mei 2019, masyarakat bakal dikenai tarif baru ojek online (ojol). Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan yang diumumkan hari ini.

Penerapan batas atas dan batas bawah tarif ojek online (ojol) dibagi dalam tiga zona. Zona pertama terdiri dari Sumatera, Bali, dan Jawa selain Jabodetabek dengan batas bawah Rp 1.850 per km dan batas atas Rp 2.300 per km.

Sedangkan batas bawah tarif zona II yang terdiri dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) berada di Rp 2.000 per km dan batas atas yakni Rp 2.500 per km.

Terakhir zona III terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa tenggara, Maluku, dan Papua ditetapkan tarif batas bawahnya sebesar Rp 2.100 per km dan tarif batas atasnya Rp 2.600 per km.

Ini Toilet Paling ‘Ngaco’ Sejagad Raya

Berita foto toilet ini juga masuk 5 berita terpopuler detikFinance. Isinya menampilkan aneka toilet yang bentuk, lokasi, maupun peruntukkannya tidak jelas. (hns/eds)

Artikel Lainnya:

    None Found