fbpx
Berita

Survei SMRC Sebut Jokowi Lebih Unggul, Begini Tanggapan BPN Prabowo-Sandi

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Liputan6.com, Jakarta Meskipun elektabilitasnya dianggap kalah dari calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), tidak membuat kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno khawatir.

Juru bicara BPN Suhendra Ratu Prawiranegara mengaku tenang dan santai. “Ini dinamika survei, kami juga punya survei-surveri tersendiri. Jadi dilihat lagi dari tema survei itu sendiri, ya dimana semua jawaban survei itu tergantung dari pertanyaan survei itu sendiri,” jelas dia di Jakarta, Minggu (17/3/2019).

“Kalau surveinya menanyakan perihal Jokowi pasti jawaban tingginya ya Jokowi. Hal yang sama pun terjadi jika temanya mengangkat Prabowo,” tambah dia.

Dia pun meminta agar para lembaga survei memiliki objektifitasnya sendiri. “Bukan berarti kami menganggap lembaga survei ini tidak objektif, tapi kami memiliki jawaban sendiri yang faktanya berbeda dari lembaga survei ini,” jelasnya.

Namun begitu, Suhendra menyampaikan bahwa pihaknya masih mengapresiasi survei ini.“Tapi kami tetap mengapresiasi survei ini, dan kami tidak menganggap survei ini tidak akurat hanya saja kami memiliki pandangan sendi beberapa data serta perhitungan sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Suhendra menambahkan jika pihaknya tetap menjadikan jawaban survei ini menjadi evaluasi bagi BPN Prabowo-Sandi.

“Dinamika-dinamika ini selalu kami jadikan bahan evaluasi, ini merupakan secondary refferences kami yang terpenting itu 17 April nantinya,” ungkapnya.

Selain itu Suhendra pun yakin jika hasil lembaga survei ini tidak menjadi acuan jika Prabowo-Sandi akan kalah nantinya.

“Kita lihat saja nanti 17 April toh. Dulu di saat Anies dan Sandi maju pada pilgub, banyak lembaga survei yang menyatakannya kalah. Tapi apa? Tidak kan? Iya jadi jawaban ini bukan acuan utama kami,” tandasnya.

Artikel Lainnya:

    None Found