Berita

Sudah 90%, Tol Pertama di Kalimantan Beroperasi Akhir 2019

Jakarta – Jalan tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan jalan bebas hambatan pertama di Pulau Kalimantan segera beroperasi akhir tahun ini. Progres konstruksi tol yang dibangun sejak November 2016 tersebut kini mencapai 90,19%.

Mengutip keterangan resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kamis (4/7/2019), Seksi I dan Seksi V tol Balikpapan-Samarinda saat ini progress konstruksinya mencapai 92,91%. Kemudian Seksi II, Seksi III, dan Seksi IV saat ini progress konstruksinya telah mencapai 92,51 %.

Seksi I hingga Seksi V ini diharapkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2019. Total biaya investasi pembangunan jalan tol ini mencapai Rp 9,97 triliun, yang dilakukan oleh PT Jasamarga Balikpapan Samarinda.

Dengan beroperasinya Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 km diharapkan mampu memangkas biaya logistik pendistribusian barang dan jasa yang semakin cepat antara dua kota tersebut. Perjalanan antara wilayah Balikpapan dan Samarinda dari waktu semula dapat menghabiskan waktu 3 jam, nantinya dapat ditempuh hanya dengan waktu 1 jam.

Kehadiran jalan tol yang merupakan cikal bakal jalan Trans Kalimantan ini disambut baik oleh masyarakat yang terus mendukung terbangunnya jalan tol ini hingga tahap penyelesaian. Diharapkan setelah terbangunnya jalan tol ini, akan menciptakan Kawasan perekonomian baru di Pulau Kalimantan yang sekaligus mendorong pertumbuhan Kawasan tersebut menjadi semakin lebih baik dan berkembang.

Jalan tol Balikpapan-Samarinda menjadi pendukung pengembangan sektor kawasan-kawasan industri yang bergerak di sektor kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian. Nantinya kawasan yang dilintasi jalan tol ini semakin meningkatkan mutu pembangunan ke depan, serta kehadiran jalan tol ini dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan.

Selanjutnya, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda juga menjadi akses penghubung Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Akses menuju bandara ini dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit dengan melewati Seksi V ruas Balikpapan-Sepinggan yang hanya berjarak sekitar 8 km dari bandara tersebut.

Untuk diketahui, tol Balikpapan-Samarinda terdiri dari lima seksi. Seksi I ruas Balikpapan – Samboja sepanjang 22,03 km, Seksi II ruas Samboja – Muara Jawa sepanjang 30,98 km. Kemudian pada Seksi III Muara Jawa – Palaran sepanjang 17,5 km, Seksi IV Palaran – Samarinda sepanjang 17,95 km, dan Seksi V ruas Balikpapan-Sepinggan sepanjang 11,09 km. (eds/ara)