fbpx
Analisis Opini

RUU KUP, Menagih Janji Nawacita

Pemerintah selalu diserang dengan masalah hutang, dan dengan segala cara dan alasan Sri Mulyani membantah hal tersebut. Namun sebetulnya ada pekerjaan yang perlu diselesaikan pemerintah agar tidak menjadi bahan serangan pihak oposisi. SUDAH SAATNYA PIHAK PIHAK di sekitaran presiden Jokowi, terutama menteri-menterinya, memikirkan kepentingan dan elektibilitas presiden menjelang Pilpres 2019, bukan mementingkan kepentingan pribadi atau malah memperkuat diri masing masing.

Dalam hal masalah perpajakan, RUU Ketentuan Umum Perpajakan perlu dilakukan penetapan segera mengingat:

  1. Indonesia sudah menyelenggarakan pengampunan pajak (tax amnesty), tentu akan menimbulkan rasa ketidakadilan antara yang patuh dan belum patuh sehingga diperlukan suatu penyesuaian dalam bentuk legalitas administrasi perpajakan yang memberikan kepastian hukum;
  2. Penerimaan pajak yang tidak pernah tercapai dalam 1 dasawarsa terakhir, bahkan dengan APBN-P yang diubah hanya sekitar 3-4 bulan sebelum tahun anggaran berakhir;
  3. Janji nawacita jelas menyebutkan bahwa pemerintah akan mendirikan sebuah lembaga otoritas pajak di bawah presiden. Ini kompensasi atas pesta rakyat atas pemutihan pajak dalam bentuk pengampunan pajak;
  4. Hutang Indonesia yang kerap menjadi polemik. INSTEP tidak akan ikut berpolemik soal hutang masih terkendali atau tidak, namun kita semua pasti sepakat bahwa lebih baik tidak berhutang daripada berhutang sehingga tentu lebih baik APBN didanai secara mandiri dengan penerimaan pajak;
  5. RUU KUP memberikan jaminan hukum dan business friendly dibandingkan Undang-Undang sebelumnya. Contoh hal ini adalah apabila ada musibah, akan ada penghapusan sanksi dan denda atas dunia usaha. Contoh lain adalah RUU KUP juga memberikan jaminan hukum dan pelayanan atas perilaku bisnis yg berubah akibat kemajuan teknologi terutama untuk sisi perpajakan.

Institute for Tax Reform and Public Policy (INSTEP), 27 Maret 2018

Artikel Lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *