fbpx
Berita

Mengapa Solusi Krisis di Venezuela 'Tergantung' dengan Militer

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Sudah terjadi tiga usaha kudeta di Venezuela dalam 25 tahun terakhir dan sementara negara ini mengalami krisis ekonomi dan politik terburuk dalam sejarah, semua mata diarahkan ke militer.

Apakah institusi ini tetap akan setia kepada pemerintahan Presiden Nicolas Maduro atau berpindah dan mendukung pemimpin oposisi dan Juan Guaido yang menyatakan diri sebagai pemimpin sementara?

Maduro mengatakan dia adalah satu-satunya presiden yang sah.

Dia telah memutus hubungan dengan Amerika Serikat karena negara itu mendukung Guaido sebagai pemimpin peralihan.

Tetapi masa depannya masih belum jelas, bahkan setelah Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez -dalam usahanya untuk mengatasi kemungkinan pertanyaan tentang keberpihakan- mengutuk desakan Guaido agar mengubah dukungan.

“Tentara tidak menerima seorang presiden yang hadir karena kepentingan yang tidak jelas, atau pun mengangkat diri sendiri di luar prosedur hukum,” katanya di Twitter.

Hubungan kuat dengan pemerintah


Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez dikenal dekat dengan Presiden Maduro. – AFP

Sekitar sepertiga anggota kabinet Maduro adalah anggota atau mantan anggota militer.

Meskipun konstitusi Venezuela menuntut angkatan bersenjata untuk tidak berpolitik, Menteri Pertahanan Padrino Lopez juga terkenal lewat tanda tangannya pada komunike: “Chavez hidup, tanah air terus ada. Kemerdekaan dan tanah air sosialis.”

Padrino Lopez memulai karier sebagai kolonel angkatan darat yang setia kepada pemerintahan Hugo Chavez saat kudeta gagal tahun 2002.

Setelah itu dia menjabat kepala staf umum dan kemudian panglima angkatan bersenjata Venezuela, sampai dia diangkat menjadi menteri pertahanan Maduro pada tahun 2014.

Kariernya tidak berbeda dengan pejabat tinggi militer lainnya, pejabat tinggi yang keberpihakannya akan menentukan pemimpin masa depan Venezuela.

Hadir setiap hari

Apa keuntungan militer jika beralih dukungan?


Oposisi Venezuela mendesak militer untuk menjunjung konstitusi. – AFP

Konstitusi 1999 yang diusung almarhum Presiden Hugo Chavez telah meningkatkan kekuasaan militer dan memberikan peran politik – peran mereka sekarang telah melebihi batasan tradisional pertahanan dan keamanan.

Di negara di mana terjadi inflasi tinggi dan kelangkaan, perwira angkatan diberikan wewenang untuk mengedarkan minyak, beras, kopi dan bahan makanan dasar lainnya, di samping sebagian besar kebutuhan kebersihan seperti tisu kamar mandi, pembalut, dan popok.

Warga yang ditahan karena unjuk rasa atau penjarahan makanan sering kali diajukan ke pengadilan militer – kebijakan yang dikecam LSM hak warga sipil.

“Militer sekarang sangat terasa kehadirannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Hernan Castillo, ahli keamanan dan profesor Political Science di Simon Bolívar University, Caracas.

Kekuatan militer


Militer semakin hadir di kehidupan sipil dan politik Venezuela. – AFP

Presiden Maduro semakin mempererat hubungan militer dan politik.

“Angkatan bersenjata semakin terlibat dalam pembangunan nasional dan kehidupan sehari-hari,” kata mantan militer Cliver Alcala.

Alcala, yang sebelumnya mendukung Chavez tetapi kritis terhadap pemerintahan Maduro, mengatakan ini tidak bisa diterima bahwa perusahaan militer sekarang menjalankan sebagian besar administrasi dan keuangan negara.

“Maduro mendukung ketergantungan berlebihan terhadap militer dan panglima. Dia kehilangan dukungan para politikus dan warga sipil, dan dia memutuskan untuk bergantung kepada militer untuk mendapatkan dukungan yang dirinya perlukan agar tetap berkuasa,” kata Alcala.

Kantung ketidakpuasan


Mantan anggota militer Cliver Alcala setia kepada Hugo Chavez, tetapi kritis terhadap Nicolas Maduro. – AFP

Tetapi meskipun kepemimpinan militer kemungkinan masih dekat dengan Presiden Maduro, keadaannya berbeda di lapisan bawah.

Sebagian besar personel militer berpangkat rendah, seperti warga negara lain, harus menghadapi masalah ekonomi.

Berbeda dengan perwira tinggi, anggota di tingkat bawah menderita karena kelangkaan bahan bakar, makanan dan inflasi tinggi – dan terjadi peningkatan ketidakpuasan.

Pada unjuk rasa minggu ini, sekelompok tentara terlihat mendukung pengunjuk rasa, bukannya menekan mereka, dan dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 100 anggota angkatan bersenjata dipenjara, dituduh berkhianat, memberontak, menjarah atau desersi.

Alcala mengatakan terjadi peningkatan “ketidakpastian di dalam angkatan bersenjata” dipicu oleh ketegangan di dalam: tahun lalu, tiga perwira angkatan darat yang dituduh merencanakan kudeta melarikan diri ke Kolombia, dimana mereka meminta perlindungan.

Sampai sejauh ini, angkatan bersenjata Venezuela tetap mendukung Maduro.

Diperkirakan 16.900 tentara dinaikkan pangkatnya karena `setia` tetapi mereka tetap memainkan peran penting dalam krisis ini.

Artikel Lainnya:

    None Found