fbpx
Berita

Ketersediaan Pupuk Bersubsdi Terus Dipantau

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Untuk pencapaian ketahanan pangan nasional, Dinas Pertanian Tanaman Pangan atau Distan Sumba Timur, NTT, melakukan pengawasan ketersediaan sarana dan prasarana produksi terutama ketersedian pupuk bersubsidi dan pestisida.

“Sebagai salah satu upaya membantu ketersediaan pupuk bagi petani perlu dilakukan pengawasan sesuai ketentuan perundang-undang yang berlaku oleh Dinas Pertanian,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Sumba Timur Ir. Hartini H.A Razzaq kepada Times Indonesia Kamis, (14/2/2019).

Menurutnya, penyaluran pupuk bersubsidi dengan merangkul pihak pengecer sebagai penyalur sampai ke tingkat kelompok tani. Hal itu sebagai dukungan pemerintah daerah untuk kesejahteraan petani dengan terus berkesinambungan usaha taninya.

“Peranan pupuk ini sangat strategis maka penyediaan pupuk dengan harga terjangkau merupakan masalah yang krusial jadi haga pupuk tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar karna harga pupuk yang tercipta kemungkinan besar tak terjangkau oleh petani,” ujarnya.

Hartini menambahkan, pemerintah terus mendorong penggunaan pupuk yang efisien melalui berbagai kebijakan meliputi aspek tekhnis, penyediaan dan distribusi maupun harga melalui subsidi sehingga perencanaan kebutuhan diterapkan dengan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang akan didistribusikan kepengguna pupuk sudah cukup konprehensif.

Direktur UD. Cinta Karya salah satu pengecer pupuk di Sumba Timur Kristo Komala mengungkapkan, penetapan HET besaran subsidi hingga sistem distribusi sudah cukup komprehensif namun kebocoran penyaluran pupuk bersubsidi keluar petani sasaran masih sering ditemukan sehingga timbulnya kelangkaan pupuk melebihi HET.

“Kami sebagai pengecer sudah melayani 17 Kecamatan dari 22 Kecamatan di Sumba Timur dan berupaya mendukung program pemerintah sebagai pelaku usaha membantu masyarakat kelompok tani dalam ketersediaan pupuk bersubsidi dengan melakukan pendistribusian sesuai RDKK yang diterima Dinas Pertanian,” terangnya.

Kristo menambahkan di saat musim tanam bersamaan dengan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 tentunya syarat dengan kepentingan namun pihaknya tetap konsisten menyiapkan kebutuhan petani sehingga situasi tenang pada masyarakat tani tetap terjaga.

Hal inilah yang membuat Distan Sumba Timur, NTT, melakukan pengawasan ketersediaan sarana dan prasarana produksi terutama ketersedian pupuk bersubsidi dan pestisida. (*)

Artikel Lainnya:

    None Found