Berita

Kementan Gelar Rapat Nasional 6,5 Jam, Ini Hasilnya

Jakarta – Kementerian Pertanian hari ini menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas). Rapat tersebut berlangsung selama 6,5 jam mulai pukul 09.40 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

Lantas, apa hasilnya?

Menurut Kepala Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi rapat tersebut memiliki tema meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan produksi pangan.

Untuk mendukung hal tersebut, dibahas berbagai sinergi dengan beberapa kementerian dan lembaga. Misalnya dengan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Temannya itu membangun, meningkatkan daya saing SDM untuk meningkatkan produksi pangan. Itu pertama ada sinergi Kementan untuk membangun desa,” jelas dia kepada detikFinance, Senin (14/7/2019).

Kemudian, kerjasama dengan Perum Bulog untuk konsisten menyerap produksi beras petani lokal sebesar 1,5 juta ton sampai dengan Maret dengan target sepanjang 2019 sebanyak 1,8 juta ton.

“Selanjutnya dari Bulog, dia kesiapan nyerap 1,5 juta ton sampai Maret dari target 1,8 juta ton,” ungkapnya.

Selain itu, ada pula sinergi dengan BUMN perbankan guna program korporasi petani agar semakin sejahtera. Hingga kerjasama dengan TNI untuk menambah luas cetak sawah.

“Terus ada BUMN itu menargetkan program Bumdes jadi korporasi usaha tani yang akan disinergikan dengan kita, dan terakhir itu ada TNI untuk mendukung program Kementan mencetak lahan dan luas tambah tanam,” tutup dia.

Sementara itu, Rakornas tersebut dibuka oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan dihadiri oleh Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Puto Sandjojo dan Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar.

(fdl/fdl)