fbpx
Berita

Ini yang Dilakukan Tik Tok untuk Memulihkan Citranya di Indonesia

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

VIVA – Aplikasi musik dan video pendek asal China, Tik Tok, membuktikan komitmen untuk selalu menghadirkan konten aman, sehat dan inspiratif dengan menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Head of Marketing Tik Tok Indonesia, Dina Bhirawa mengatakan, Hari Anak Nasional yang diselenggarakan pada 23 Juli lalu adalah bukti adanya campur tangan platform-nya.

“Kita akan bantu pemerintah sampaikan pesan. Karena biasanya mereka menyampaikan pesan dalam bahasa yang kaku sehingga sulit diterima oleh anak muda. Kita buat dengan cara yang bisa mereka mengerti dan di tempat yang biasa mereka kumpul,” kata Dina di Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Ia juga mengungkapkan, kolaborasi mereka adalah dalam bentuk promosi Hari Anak Nasional sekaligus lagunya. Di mana mereka menghadirkan artis dengan rekam jejak yang baik untuk berkampanye di platform Instagram.

Dina mengaku tidak menutup kemungkinan ke depannya Tik Tok akan menggandeng beberapa kementerian dan lembaga. Tidak hanya merambah institusi pemerintah, Tik Tok juga menyambangi lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Menurutnya Tik Tok sudah menjadi rumah yang memiliki banyak penghuni. Oleh sebab itu, pemilik berkewajiban memberi cara membuat konten kreatif namun tetap bersifat modern.

Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir Tik Tok pada 3 Juli kemarin. Alasannya karena Kominfo telah menerima banyak aduan mengenai aplikasi Tik Tok yang banyak mengandung konten negatif.

Tidak dalam hal pornografi saja, ada juga laporan mengenai pelecehan agama pada beberapa video yang dibuat oleh pengguna. Akan tetapi, hanya sepekan berselang atau tepatnya 10 Juli, aplikasi Tik Tok sudah bisa diakses kembali.

Artikel Lainnya: