Berita

Indosat berikan komunikasi gratis korban banjir Madiun

Jakarta (ANTARA) – Indosat Ooredoo memberikan bantuan komunikasi gratis berupa dompet pulsa kepada hampir 1 juta pelanggannya di wilayah Madiun, Jawa Timur, berlaku hingga 22 Maret 2019, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang terdampak banjir di lokasi pengungsian.

“Perusahaan sangat prihatin atas banjir yang melanda sebagian besar Kabupaten Madiun yang membuat ribuan orang terpaksa harus mengungsi. Perusahaan selalu berkomitmen untuk meringankan derita yang dirasakan warga terdampak bencana alam melalui layanan Mobil Klinik yang kami miliki,” kata Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu

Hujan besar selama beberapa jam yang melanda Kabupaten Madiun mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Banjir yang terus meluas hingga terjadi di 35 desa dan tujuh kecamatan mengakibatkan ribuan warga terpaksa tinggal di pengungsian.

Status tanggap darurat pun dikeluarkan Bupati Kabupaten Madiun mulai tanggal 6-19 Maret 2019. Hal ini mendorong Indosat Ooredoo untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak bencana, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Mobil Klinik Indosat Ooredoo akan melakukan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan dan trauma healing/psiko-sosial untuk anak-anak, serta pembagian bantuan fasilitas komunikasi berupa kartu perdana dan pulsa gratis di lokasi pengungsian.

“Kami menyambut niat baik dari Indosat Ooredoo untuk meringankan derita warga yang terdampak banjir di Kabupaten Madiun. PMI akan menyalurkan donasi kepada para pengungsi selama masa tanggap darurat. Semoga langkah tersebut turut menginspirasi pihak lain untuk ikut membantu para korban bencana,” kata Pelaksana Harian Ketua Umum PMI Ginandjar Kartasasmita.

Melalui program Mobil Klinik sebagai implementasi pilar CSR di bidang Kesehatan (Health) termasuk bantuan bencana alam, hingga akhir tahun 2018 Indosat Ooredoo telah membantu lebih dari 880.000 orang di 1.950 lokasi yang tersebar di 14 provinsi: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Papua.

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019