Berita

ESDM Resmi Tawarkan Lima Blok Migas pada Lelang Tahap I 2019

VIVA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi membuka penawaran lelang wilayah kerja atau WK migas konvensional tahap I 2019. Setidaknya, ada lima blok migas yang meliputi dua blok eks produksi dan tiga blok eksplorasi.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar menguraikan, WK eks produksi yang ditawarkan, yaitu blok Selat Panjang dan blok West Kampar. Sedangkan WK eksplorasi yang ditawarkan antara lain, blok Anambas, blok West Ganal, dan blok West Kaimana.

“Hari ini, kita membuka lelang first round 2019. Jumlah yang dilelang hari ini lima WK,” kata Arcandra di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019.

Dijelaskan, seluruh WK tersebut dilelang melalui mekanisme reguler dan menggunakan skema kontrak PSC Gross Split sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 52 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 8 Tahun 2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split.

Adapun, jadwal akses bid document dibuka mulai tanggal 25 Februari 2019 sampai dengan 24 April 2019. Pemasukan dokumen partisipasi paling lambat pada 25 April 2019.

Pemerintah pun mengambil terobosan baru dalam lelang WK Migas kali ini. Hal itu dilakukan dengan menetapkan pembebasan akses data terhadap para peserta lelang yang telah mengakses bid document.

Nantinya, biaya akses paket hanya akan dibebankan kepada pemenang lelang untuk masing-masing Wilayah Kerja Migas. Kebijakan baru ini dilakukan, guna mendorong partisipasi badan usaha agar meningkatkan kembali kegiatan eksplorasi migas dan menambah cadangan, serta produksi migas nasional.

“Semua akses data free, kalau sudah jadi pemenang baru bayar. Kalau minat silahkan lihat, biaya akses paket data dibebankan kepada pemenang lelang,” tutur dia.

Berikut rincian blok yang dilelang Pemerintah :

A. Blok Eks Produksi

1. Blok West Kampar
– Lokasi : Daratan Riau dan Sumatera Utara.
– Terakhir berproduksi : 27 Maret 2017 sebesar 112 BOPD
– Bonus Tandatangan: minimal US$ 5.000.000.
– Minimal komitmen pasti: Studi G&G, Seismik 2D 500 Km, Seismik 3D 200 Km2 dan pemboran 6 sumur eksplorasi senilai minimal US$64,43 juta.

2. Blok Selat Panjang
– Lokasi : Daratan Riau
– Terakhir berproduksi : 21 Februari 2018 sebesar 1 BOPD,
– Bonus Tandatangan : Minimal US$5 juta,
– Minimal komitmen pasti : Studi G&G, Seismik 2D 500 KM, Seismik 3D 200 KM2 dan pemboran 5 sumur eksplorasi senilai minimal USD 62,99 juta.

B. Blok Eksplorasi

1. Blok Anambas
– Lokasi : Lepas pantai Kepulauan Riau,
– Bonus Tandatangan : minimal US$
2 juta
– Minimal komitmen pasti : Studi G&G dan pemboran 1 sumur eksplorasi.

2. Blok West Ganal
– Lokasi : Lepas pantai Kalimantan Timur
– Bonus Tandatangan : Minimal US$ 15 juta
– Minimal komitmen pasti: Studi G&G, pemboran 3 sumur eksplorasi, Seismik 3D 400 KM2 dan Seismik 2D 500 KM.

3. Blok West Kaimana
– Lokasi : Daratan dan lepas pantai Papua Barat,
– Bonus Tandatangan : Minimal US$ 2 juta,
– Minimal komitmen pasti: Studi G&G, pemboran 1 sumur eksplorasi dan Seismik 2D 200 KM.