Berita

Dharma Lautan angkut 18 ribu penumpang selama arus mudik 2019

Banjarmasin (ANTARA) – Penumpang arus mudik Idul Fitri 1440 hijriah yang menggunakan jasa kapal feri PT Dharma Lautan Utama dari Banjarmasin – Surabaya naik hingga 80 persen dibanding penumpang arus balik 2018 dari sebelumnya 10 ribu kini 18 ribu penumpang.

General Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU) Banjarmasin, Anton Wahyudi di Banjarmasin Jumat mengatakan, berdasarkan evaluasi pihaknya, arus penumpang selama lebaran 2019 sejak H-30 naik signifikan hingga mencapai 18 ribu orang lebih.

“Kalau hitungan kami, jumlah penumpang mudik lebaran dihitung sejak H-30, kalau dari perhubungan sejak H-15,” katanya.

Meningkatnya jumlah penumpang tersebut, juga diantisipasi dengan meningkatnya pelayanan terhadap seluruh penumpang.

Menurut Anton, banyak fasilitas yang didapatkan oleh para penumpang kapal laut, terutama untuk fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan.

Fasilitas tersebut, kata dia, antara lain dengan ruang ber-AC, kendati untuk penumpang kelas ekonomi.

Selain itu pemberian makanan hingga tiga kali, yaitu dua kali reguler dan satu kali makan untuk ekstra.

Petugas pun juga menyiapkan makanan dan lauk khusus bagi penumpang anak-anak antara lain, udang, sosis, susu mie dan snak.

Bahkan untuk menyenangkan hati anak-anak, tambah dia, pihaknya juga menyediakan balon, yang bisa untuk sarana bermain anak-anak.

Salmah salah seorang penumpang KM Dharma Kartika IX mengatakan, mudik dengan kapal kali ini cukup asik, karena didukung dengan fasilitas yang cukup enak dan lengkap.

“Ini adalah pengalaman pertama saya mudik dengan kapal laut, cukup asik dan perjalanan lancar,” katanya.

Menurut warga yang tinggal di Kabupaten Tabalong tersebut, pada tahun-tahun sebelumnya, dia dan keluarga selalu mudik dengan menggunakan angkutan udara.

Tapi tahun ini, memilih menggunakan angkutan laut, karena tiket pesawat yang sangat mahal.

“Rencananya, kami mau naik pesawat, tetapi tiket per orangnya dari Surabaya – Bandara Syamsudin Noor mencapai Rp3 juta per orang, sehingga saya langsung berinisiatif menggunakan angkutan laut dengan harga tiket Rp450 ribu,” kata Salmah yang kembali dengan tiga anggota keluarganya.

Baca juga: Dharma Lautan Utama siapkan 40 kapal untuk mudik Lebaran 2019