fbpx
Berita

Cek Info Lengkap Penerimaan TNI 2019 untuk Lulusan SMP hingga S1

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Liputan6.com, Jakarta – Kabar baik bagi Anda yang ingin bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pasalnya, TNI kembali membuka lowongan kerja terbaru bagi lulusan SMA hingga S1.

Tahun ini, TNI membuka lowongan kerja untuk TNI AD dan Mabes TNI. Pendaftaran lowongan kerja dibuka berbeda-beda, ada yang mulai dibuka 1 Januari dan ditutup Februari 2019, bahkan ada yang baru ditutup April 2019.

Pendaftaran lowongan TNI dilakukan melalui website resmi TNI, rekrutmen-tni.mil.id. Bagi calon pelamar, harus mengikuti persyaratan yang tercantum dalam website tersebut.

Berikut beberapa lowongan TNI yang dibuka di tahun 2019:

1. Penerimaan Bintara PK TNI AD TA 2019

Komandan Komando Pendidikan dan Pelatihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklat AD) Letjen Agus Sutomo. (Liputan6.com/

TNI AD membuka pendaftaran Calon Bintara AD TA 2019 melalui daftar online mulai 1 Januari 2019. Pendaftaran berlaku bagi laki-laki dan perempuan.

a. Persyaratan umum

Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

1. Warga negara Indonesia;

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;

4. Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 30 September 2019;

5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia;

6. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata;

7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

b. Persyaratan lain

1. Laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;

2. Berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut:

a) Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2014, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6;

b) Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional rata-rata minimal 55;

c) Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional rata-rata minimal 50;

d) Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38 untuk wilayah lainnya;

e) Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2018, nilai ujian nasional rata-rata minimal 39 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 37 untuk wilayah lainnya; dan

3. Memiliki tinggi badan minimal 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;

4. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama;

5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun;

6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

a) Administrasi;

b) Kesehatan;

c) Jasmani;

d) Mental ideologi;      

e) Psikologi; dan          

f) Akademik.     

Untuk informasi selengkapnya, dapat dicek di sini: http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/bintara-ad

2 dari 4 halaman

2. Penerimaan Calon Taruna Akmil TA 2019

Tim Marching Band Taruna Akademi Militer memberikan hormat sesaat sebelum tampil memeriahkan HUT RI ke-69 di kawasan Tugu Monas, Jakarta, (31/8/2014). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

TNI AD juga merekrut Calon Taruna Akmil TA 2019. Pendaftaran dilakukan secara online di website resmi TNI mulai 1 Januari 2019 s.d. 14 April 2019

a. Persyaratan umum

Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

1. Warga negara Indonesia;

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;

4. Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2019;

5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi);

6. Sehat jasmani dan rohani;

7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

b. Persyaratan lain

1. Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;

2. Berijazah minimal SMA/MA program IPA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:

a) Lulusan SMA/MA tahun 2013, nilai akhir rata-rata minimal 6,87;

b) Lulusan SMA/MA tahun 2014, nilai akhir rata-rata minimal 6,25;

c) Lulusan SMA/MA tahun 2015, nilai ujian nasional rata-rata minimal 55;

d) Lulusan SMA/MA tahun 2016, nilai ujian akhir nasional rata-rata minimal 50;

e) Lulusan SMA/MA tahun 2017, nilai ujian akhir nasional rata-rata minimal 47 dan 40 (untuk lulusan daerah Kalbar, NTB, NTT, Papua dan Sulbar (khusus putra asli)); 

f) Lulusan SMA/MA tahun 2018, nilai ujian akhir nasional rata-rata minimal 46; dan

g) Lulusan SMA/MA tahun 2019 akan ditentukan kemudian.

3. Memiliki tinggi badan minimal 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;

4. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 tahun setelah selesai pendidikan pertama;

5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun;

6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

a) Administrasi;

b) Kesehatan;

c) Jasmani;

d) Mental ideologi;      

e) Psikologi; dan          

f) Akademik.     

Untuk informasi selengkapnya, dapat dicek di sini: http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/taruna-akmil

3 dari 4 halaman

3. Penerimaan Calon PaPK Khusus Tenaga Kesehatan TNI TA 2019

Satgas TNI memberikan pelayanan kesehatan campak dan gizi buruk di Asmat, Papua. (Puspen TNI)

Mabes TNI membuka peluang bagi tenaga kesehatan untuk bergabung dengan TNI. Pendaftaran dilakukan melalui website resmi TNI pada tanggal 3 Januari s.d. 28 Februari 2019

Persyaratan:

1. Warga Negara Indonesia Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS;

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;

4. Usia maksimal:

a. 26 tahun bagi yang berijazah D-3;

b. 30 tahun bagi yang berijazah S-1;

c. 32 tahun bagi yang berijazah S-1 Profesi;

5. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi selain Kedokteran akreditasi A:

a. 2,80 bagi yang berijazah S-1 dan S-1 profesi;

b. 2,70 bagi yang berijazah D-3;

6. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi selain Kedokteran akreditasi B:

a. 3,00 bagi yang berijazah S-1 dan S-1 profesi;

b. 2,90 bagi yang berijazah D-3;

7. Bagi Jurusan Kedokteran Umum/Gigi telah berijazah S1 Profesi dan lulus Uji Kompetensi Dokter;

8. Persyaratan IPK untuk Perguruan Tinggi binaan Kemhan/TNI:

a. 2,80 bagi yang berijazah S-1 dan S-1 profesi;

b. 2,70 bagi yang berijazah D-3;

9. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi Dokter diperbolehkan sudah menikah, namun bagi wanita yang berprofesi Dokter belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak atau hamil selama menjalani Dikma;

10. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba;

11. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm;

12. Bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI;

13. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma;

14. Menyertakan Surat keterangan bebas Narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah pada saat daftar ulang ditempat pendaftaran;

15. Melampirkan fotocopy sertifikat Akreditasi Program Study yang dikeluarkan oleh BAN PT.

Untuk informasi selengkapnya, dapat dicek di sini: http://rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/pa-pk

4 dari 4 halaman

4. Penerimaan Tamtama TNI AD Gelombang I – TA 2019

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono diangkat sejumlah Tamtama Remaja seusai upacara Pembaretan di Pantai Nganteb, Malang Selatan, Jawa Timur, Jumat (7/4). (Liputan6.com/Pool/Marinir TNI-AL)

Bagi lulusan minimal SMP bisa mendaftar menjadi prajurit Tamtama TNI AD Gelombang I – TA 2019. Pendaftaran melalui website resmi TNI mulai 1 Januari 2019.

Persyaratan:

a. Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;

b. Minimal berijazah/lulusan SMP/sederajat atau yang setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi;

c. Memiliki tinggi badan minimal 163 cm, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;

d. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama;

e. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi prajurit TNI AD;

f. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan

g. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

1. Administrasi;

2. Kesehatan;

3. Jasmani;

4. Mental ideologi; dan

5. Psikologi;

h. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Untuk informasi selengkapnya, dapat dicek di sini: http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/tamtama-ad

Artikel Lainnya: