Berita

Begini Cara Mudah Deteksi Kerusakan Kopling

VIVA – Berbeda dengan transmisi otomatis, mengoperasikan mobil atau motor yang menggunakan transmisi jenis manual, membutuhkan komponen kopling.

Fungsinya adalah sebagai penghubung, antara transmisi dengan roda. Tanpa adanya kopling, maka pengemudi tidak bisa memindahkan gigi.

Seiring pemakaian, fungsi kopling bisa menurun, apabila kampasnya menipis. Selain itu, kopling juga bisa mengalami kerusakan, akibat rusaknya komponen tertentu di transmisi.

Sayangnya, masih banyak pengemudi yang tidak tahu, bagaimana cara mendeteksi apakah kopling kendaraan mereka mengalami kerusakan.

Padahal, hal itu diketahui dengan sederhana. Yakni, melihat dari gejala yang ditimbulkan saat kopling dioperasikan.

Dilansir dari laman resmi Suzuki, Kamis 20 Juni 2019, gejala pertama yang mudah dideteksi jika kopling mulai bermasalah, yaitu pedal harus ditekan lebih dalam. Setelah itu, mobil tidak mau bergerak, meski tuas persneling sudah masuk gigi satu.

Jika muncul gejala tersebut, bisa dipastikan kampas kopling sudah menipis. Bahkan, bisa saja kondisinya sudah habis, sehingga putaran mesin tidak tersalurkan sempurna ke roda.

Gejala kedua, tenaga mobil yang seharusnya bisa dicapai maksimal saat perpindahan gigi dua ke tiga, justru menurun. Penurunan tenaga juga terjadi, ketika mobil sedang menanjak dan bodi bergetar. Penyebabnya adalah masalah di cover kopling. (dhi)