fbpx
Berita

Angka Kemiskinan Ditarget Jadi 8,5% sampai Akhir 2019

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Jakarta – Setelah berhasil mencatat angka kemiskinan per Maret 2018 sebesar 25,95 juta orang atau setara 9,82%, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa target angka kemiskinan di akhir 2019 tetap turun ke level yang lebih rendah.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, target angka kemiskinan di sampai akhir 2019 berada dikisaran 8-8,5%.

“Saya lupa (jumlahnya), tapi sekitar 8-8,5% (persentasenya),” kata Suhariyanto saat berbincang dengan detikFinance, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Suhariyanto mengungkapkan, jurus pemerintahan kabinet kerja untuk merealisasikan target penurunan angka kemiskinan pun masih mengandalkan tiga pilar yang selama ini dilakukan.

Tiga pilar tersebut adalah pembangunan infrastruktur secara merata baik infrastruktur berat, maupun dasar. Lalu, kesempatan mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan. Terakhir melalui jaringan pengaman sosial berupa Bansos.

“Tadi saya sampaikan pemerintah membangun infrastruktur dengan harapan konektivitas antar daerah akan terbuka, kalau konektivitas ini terbuka berarti perdagangan antar wilayah itu lebih gampang, cost of production akan turun, harga dikonsumen akan turun, inflasi akan terjaga,” ujar Suhariyanto.

Pria yang akrab disapa Kecuk ini mengungkapkan bakal terus mensosialisasikan sosial inklusi atau kesempatan masyarakat bawah dalam mengakses pendidikan dan kesehatan melalui program KIS dan KIP.

“Pada saat yang sama dana desa digulirkan untuk menggerakan supaya ekonomi di desa bergeliat dalam bentuk produktif, sehingga memberdayakan orang miskin, juga ada sosial safety net dalan bentuk rastra, dan bentuk lainnya,” tutup dia. (hek/dna)

Artikel Lainnya: