fbpx
Berita

Analis: Rupiah cenderung menguat, pasar optimis ekonomi tumbuh kisaran lima persen

Berita ini terbit pertama kali pada tautan ini.

Jakarta (ANTARA News) – Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak menguat menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini.

 “Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi 2018 akan tumbuh di kisaran 5,08 persen sampai dengan 5,12 persen,” kata Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Rabu.

Konsensus memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 5,1 persen (tahun ke tahun/yoy) untuk sepanjang 2018, dibawah asumsi pertumbuhan ekonomi pada APBN 2018 yang sebesar 5,4 persen (yoy). Selama tiga triwulan di 2018, pertumbuhan ekonomi tercatat rata-rata sebesar 5,17 persen (yoy). 

Selain itu, lanjut dia, beberapa data ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan, ikut memengaruhi pergerakan rupiah. Sebelumnya data ketenagakerjaan AS juga menunjukkan perlambatan. Namun, menurutnya, perlambatan tersebut belum menjadi indikasi perlambatan ekonomi AS dalam menuju fase resesi.

“Rupiah hari ini akan menuju kisaran Rp13.970 sampai Rp14.010 per dolar AS,” ujar Lana.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta hingga pukul 9.48 WIB bergerak menguat 17 poin menjadi Rp13.945 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.962 per dolar AS. 

Baca juga: Dolar AS menguat, investor menunggu pidato kenegaraan Trump

Baca juga: Analis: Perang dagang reda, IHSG bakal terdorong ke zona positif

Baca juga: Wall Street menguat, saham Boeing melonjak jadi 410,18 dolar

Baca juga: Harga emas turun tipis jelang pidato tahunan Trump

Baca juga: Harga minyak merosot, kekhawatiran perlambatan ekonomi kembali merebak

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel Lainnya: